Jalur Bukittinggi–Pasaman Lumpuh! Longsor di Palupuah Tutup Akses Vital Warga
![]() |
| Longsor menutup jalur utama Bukittinggi–Pasaman di kawasan Palupuah (KM 33 Pincuran Tujuh), menyebabkan akses transportasi lumpuh total. |
D’ane News ID – Bukittinggi, Sumatera Barat | Sabtu, 11 April 2026
Akses transportasi utama yang menghubungkan wilayah Bukittinggi dengan kawasan Pasaman dilaporkan lumpuh total akibat bencana longsor yang terjadi di kawasan Palupuah, tepatnya di titik KM 33 Pincuran Tujuh.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan tebing di sekitar jalan nasional runtuh dan menimbun badan jalan dengan material tanah serta bebatuan.
Akibatnya, jalur vital yang selama ini menjadi penghubung utama antar daerah itu tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
Akses Terputus Total
Sejumlah kendaraan dilaporkan tertahan di kedua sisi jalur, baik dari arah Bukittinggi maupun dari arah Pasaman. Hingga saat ini, arus lalu lintas belum bisa dialihkan sepenuhnya karena keterbatasan jalur alternatif.
Petugas gabungan dari pemerintah daerah bersama tim terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan pembersihan material longsor.
Dampak ke Aktivitas Warga
Lumpuhnya jalur ini berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama:
Distribusi logistik dan kebutuhan pokok
Mobilitas pekerja dan pelajar
Transportasi antar kabupaten
Selain itu, jalur Bukittinggi–Pasaman dikenal sebagai salah satu akses strategis yang cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya.
Cuaca Jadi Faktor Utama
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras menjadi pemicu utama terjadinya longsor di kawasan perbukitan tersebut.
Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di sekitar daerah rawan longsor dan pengguna jalan yang melintasi jalur perbukitan di Sumatera Barat.
Imbauan untuk Pengendara
Pengendara yang hendak menuju Pasaman atau sebaliknya disarankan untuk:
Menunda perjalanan sementara waktu
Mencari jalur alternatif yang lebih aman
Selalu mengikuti arahan petugas di lapangan
Penanganan Masih Berlangsung
Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi material longsor masih terus dilakukan dengan mengerahkan alat berat. Namun, waktu normalisasi jalur belum dapat dipastikan.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah cepat agar akses vital ini bisa kembali digunakan oleh masyarakat.
D’ane News ID- Menyingkap Fakta Di Tengah Peristiwa, Aktual, Tajam, Terpercaya
