Ibnu Asis Khutbah Jumat di Surau Inyiak Djambek Disiarkan Langsung RRI, Tegaskan Komitmen Syiar dan Pembinaan Generasi Muda
Alhamdulillah, momentum bersejarah terjadi di Surau Inyiak Djambek, Jumat (27/2/2026). Sholat Jumat yang berlangsung khidmat itu semakin istimewa karena disiarkan secara langsung oleh RRI Bukittinggi, dengan khatib Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP.
Dalam wawancara khusus dengan D'ane News ID, usai pelaksanaan ibadah, Ibnu Asis menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat kembali mengisi khutbah Jumat. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah rutin menjadi khatib sejak beberapa tahun lalu, bahkan sebelum menjabat sebagai Wakil Wali Kota.
“Secara pribadi, Alhamdulillah saya memang sudah beberapa tahun mengisi khutbah Jumat. Dan hari ini menjadi momen yang sangat baik karena khutbah ini juga disiarkan langsung oleh RRI. Ini tentu menjadi bagian dari syiar yang lebih luas,” ungkapnya.
Ia juga menyebut memiliki histori dan kedekatan tersendiri dengan Surau Inyiak Djambek. Baginya, surau bukan sekadar tempat ibadah, tetapi pusat pembinaan umat dan generasi muda.
Peran Strategis RRI dalam Syiar Keagamaan
Menjawab pertanyaan terkait peran RRI sebagai lembaga penyiaran publik, Ibnu Asis menegaskan bahwa RRI memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung syiar Islam dan kegiatan masyarakat.
Menurutnya, siaran langsung khutbah Jumat ini menjadi bukti nyata kepedulian RRI terhadap kegiatan keagamaan di Bukittinggi.
“RRI adalah lembaga penyiaran publik yang sangat strategis. Hari ini mereka membuktikan kepeduliannya terhadap kegiatan keagamaan. Siaran seperti ini memperluas jangkauan dakwah, tidak hanya bagi jamaah yang hadir, tetapi juga masyarakat yang mendengarkan dari rumah.”
Ia optimistis, ke depan RRI akan semakin eksis dan kuat komitmennya dalam menyiarkan kegiatan-kegiatan keagamaan, termasuk event besar seperti MTQ dan program pembinaan umat lainnya.
Pesan untuk Jamaah dan Generasi Muda
Dalam momentum siaran langsung tersebut, Ibnu Asis juga menyampaikan pesan khusus kepada jamaah dan generasi muda Bukittinggi.
Pertama, ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi ibadah, khususnya Sholat Jumat bagi kaum laki-laki Muslim.
“Jangan pernah tinggalkan Sholat Jumat. Dimanapun masjidnya, mari kita penuhi panggilan Allah. Itu pondasi utama.”
Kedua, ia mengajak generasi muda untuk kembali menjadikan surau sebagai pusat pembinaan iman dan takwa. Menurutnya, Pemerintah Kota Bukittinggi memiliki komitmen kuat dalam menghidupkan kembali fungsi surau sebagai basis pendidikan karakter dan spiritual.
“Surau adalah tempat menempa iman dan takwa. Kita ingin menghidupkan kembali semangat itu. Generasi muda harus dekat dengan masjid dan surau, karena di sanalah karakter dibentuk.”
![]() |
| Ratusan jemaah memadati masjid untuk melaksanakan salat berjamaah. Suasana khusyuk dan tertib terlihat saat saf tersusun rapi memenuhi ruang utama ibadah Surau Inyiak Djambek.(Foto:Dok danenews.id) |
Tanggapan Ketua Pengurus Surau
Sementara itu, Ketua Pengurus Surau Inyiak Djambek, Busra Bari Djambek, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wakil Wali Kota.
Ia menyebut kehadiran Ibnu Asis serta dukungan RRI menjadi energi baru bagi kepengurusan surau yang saat ini tengah berbenah dan melakukan pembaruan.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Wali Kota dan kesediaan beliau menjadi khatib Sholat Jumat hari ini. Ini menjadi semangat besar bagi kami.”
Busra berharap, ke depan Pemerintah Kota Bukittinggi dapat terus mendorong dan membantu proses pembaruan Surau Inyiak Djambek agar semakin berkembang dan makmur, serta menjadi pusat pembinaan umat yang lebih aktif.
Momentum Jumat, 27 Februari 2026 ini pun diharapkan menjadi awal sinergi berkelanjutan antara pemerintah, lembaga penyiaran publik, dan pengurus surau dalam memperkuat syiar Islam di Kota Bukittinggi. (D'ane)
D’ane News ID – Menyingkap Fakta di Tengah Peristiwa


