One Way Lebaran di Sumbar Dinilai Efektif, Kemacetan Jalur Padang–Bukittinggi Berkurang
![]() |
| Arus kendaraan terlihat melintas di jalur Padang menuju Bukittinggi saat penerapan sistem one way selama libur Lebaran. |
Padang, D'ane News – Sistem rekayasa lalu lintas one way atau satu arah yang diterapkan selama arus mudik dan libur Lebaran di Sumatera Barat dinilai cukup efektif dalam mengurangi kemacetan di sejumlah jalur utama.
Beberapa ruas jalan yang biasanya menjadi langganan macet saat musim libur, seperti jalur Padang – Padang Panjang – Bukittinggi, dilaporkan lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Penerapan sistem satu arah ini membuat arus kendaraan menjadi lebih teratur, meskipun pada waktu-waktu tertentu kepadatan kendaraan masih tetap terjadi.
Sejumlah pengendara yang melintas di jalur tersebut mengaku perjalanan mereka terasa lebih lancar dibandingkan kondisi tanpa rekayasa lalu lintas.
Salah seorang pengendara asal Padang, Rudi (38), mengatakan perjalanan menuju Bukittinggi masih ramai, namun tidak separah yang ia bayangkan sebelumnya.
“Biasanya kalau libur Lebaran bisa macet lama sekali. Sekarang masih ramai, tapi setidaknya kendaraan bisa terus bergerak,” ujarnya.
Meski demikian, beberapa pengendara juga mengaku tetap harus bersabar karena volume kendaraan yang meningkat selama musim liburan.
“Namanya juga Lebaran, orang keluar semua. Jadi walaupun one way sudah diterapkan, tetap saja ada titik-titik yang padat,” kata seorang pengendara lain sambil tersenyum.
Sementara itu, pihak terkait menilai penerapan rekayasa lalu lintas ini cukup membantu mengatur arus kendaraan, terutama di jalur yang menjadi favorit wisatawan selama libur panjang.
Jalur Padang – Bukittinggi memang dikenal sebagai salah satu rute paling sibuk di Sumatera Barat, terutama saat musim mudik dan libur Lebaran.
Selain digunakan oleh pemudik, jalur ini juga menjadi akses utama menuju sejumlah destinasi wisata populer di daerah tersebut.
Karena itu, penerapan sistem satu arah diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan panjang yang biasanya terjadi pada masa libur Lebaran.
Meski belum sepenuhnya bebas macet, banyak pengendara menilai kebijakan tersebut cukup membantu perjalanan mereka menjadi lebih lancar.
Setidaknya, perjalanan yang biasanya terasa seperti “parkir massal di jalan raya”, kini bisa sedikit lebih bergerak.
D'ane News ID- Menyingkap Fakta Di Tengah Peristiwa
