BREAKING NEWS

Video Audiensi Rieke Diah Pitaloka di Lapas Banceuy Viral Lagi, Soroti BPJS dan Anggaran Makanan Warga Binaan

 

Rieke Diah Pitaloka berbicara dalam audiensi di Lapas Banceuy Bandung terkait usulan BPJS kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.
Rieke Diah Pitaloka saat mengikuti audiensi di Lapas Banceuy terkait usulan BPJS kesehatan dan peningkatan anggaran makanan bagi warga binaan. Video audiensi tersebut kembali viral dan menjadi perhatian publik.

Video audiensi di Lapas Banceuy bersama Rieke Diah Pitaloka kembali ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat luas.

Meski kegiatan tersebut telah berlangsung beberapa waktu lalu, potongan video audiensi itu kembali viral karena dinilai menyuarakan persoalan mendasar terkait hak-hak warga binaan di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang beredar dan sejumlah pemberitaan media nasional, audiensi tersebut berlangsung dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI di Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung pada 11 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Rieke Diah Pitaloka, S.Sos. yang merupakan anggota Komisi XIII DPR RI membahas sejumlah persoalan pemasyarakatan bersama jajaran terkait serta menerima berbagai aspirasi mengenai kondisi warga binaan.

Dalam video yang beredar di media sosial, salah satu poin yang menjadi perhatian publik yakni dorongan agar warga binaan mendapatkan akses layanan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan. Usulan tersebut dinilai penting agar warga binaan tetap memperoleh hak pelayanan kesehatan yang layak selama menjalani masa pembinaan.

Selain itu, pembahasan juga menyinggung persoalan anggaran konsumsi warga binaan. Dalam audiensi tersebut disebutkan kebutuhan anggaran makanan di Lapas Banceuy mencapai sekitar Rp9,5 miliar, sementara anggaran yang tersedia sekitar Rp4,73 miliar sehingga terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp4,77 miliar.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kualitas gizi dan pelayanan dasar warga binaan. Karena itu, muncul dorongan agar perhatian terhadap kebutuhan dasar warga binaan dapat ditingkatkan secara lebih manusiawi.

Usulan mengenai BPJS kesehatan dan peningkatan kesejahteraan warga binaan juga dinilai dapat membantu menenangkan keluarga warga binaan di luar lapas agar tidak lagi terlalu terbebani oleh persoalan kesehatan maupun kebutuhan dasar anggota keluarganya.

Rieke Diah Pitaloka bersama jajaran petugas pemasyarakatan di depan Lapas Banceuy Bandung.
Foto bersama jajaran pemasyarakatan dan Rieke Diah Pitaloka usai audiensi di Lapas Banceuy Bandung yang membahas pelayanan kesehatan, BPJS, dan kesejahteraan warga binaan.

Melalui audiensi tersebut, Rieke Diah Pitaloka dinilai membuka ruang dialog antara masyarakat dan negara terkait sistem pemasyarakatan yang lebih adil dan manusiawi. Aspirasi yang dihimpun nantinya dapat dibahas melalui mekanisme DPR RI bersama kementerian terkait guna mendorong evaluasi kebijakan pemasyarakatan nasional.

Meski berawal dari Lapas Banceuy, Jawa Barat, banyak masyarakat berharap gagasan tersebut tidak berhenti hanya di satu tempat saja. Harapan besar kini muncul agar perhatian terhadap kesehatan, makanan, dan hak dasar warga binaan dapat diterapkan di seluruh lapas dan rumah tahanan di Indonesia.

Keterangan Foto:

Tangkapan layar video audiensi Komisi XIII DPR RI di Lapas Banceuy yang beredar di media sosial.

Sumber:

Artikel ini disusun berdasarkan video yang diunggah melalui akun TikTok @riekediahp_official, informasi publik, serta sejumlah pemberitaan media nasional terkait audiensi di Lapas Banceuy Bandung.

Munculnya kembali video audiensi ini di media sosial menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap isu kemanusiaan dalam sistem pemasyarakatan. Banyak pihak berharap gagasan tersebut dapat diwujudkan secara bertahap demi menghadirkan sistem pembinaan yang lebih baik, manusiawi, dan memberi ketenangan bagi keluarga warga binaan di seluruh Indonesia.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar