PJS Mantap Menuju Konstituen Dewan Pers, Verifikasi Dijadwalkan 23 Juli 2026
![]() |
| Pengurus DPP PJS saat diterima Wakil Ketua Dewan Pers, Toto Suryanto bersama 4 anggota Dewan Pers, Selasa (07/07/2026) di kantor Dewan Pers Lt 7 Jakarta Pusat. |
JAKARTA, D'ane News ID – Pro Jurnalismedia Siber (PJS) semakin mantap melangkah menuju status sebagai organisasi konstituen Dewan Pers. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS dengan jajaran pimpinan Dewan Pers di Kantor Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (7/7/2026), menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III PJS.
Audiensi dipimpin langsung Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, didampingi Sekretaris Jenderal Abdul Rasyid Zaenal, Ketua Bidang Humas Muhammad Yasir, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Wiwin Alfianti, serta Pengurus DPD PJS DKI Jakarta, Faqihu.
Rombongan diterima Wakil Ketua Dewan Pers, Toto Suryanto, bersama sejumlah pimpinan komisi, yakni Yogi Hadi Ismanto selaku Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi, Abdul Manan sebagai Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Maha Eka Swasta selaku Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi, serta Muhammad Jazuli sebagai Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers.
Dalam pemaparannya, Mahmud Marhaba menjelaskan perjalanan organisasi PJS sejak berdiri pada tahun 2022. Ia memaparkan perkembangan organisasi yang kini telah memiliki kepengurusan di 25 provinsi dengan jumlah anggota lebih dari seribu orang.
"Saat ini anggota kami sudah lebih dari seribu orang dengan kepengurusan yang solid di 25 provinsi. Insya Allah, dalam waktu dekat kami segera merampungkan seluruh berkas persyaratan sesuai ketentuan Dewan Pers," ujar Mahmud.
Suasana audiensi berlangsung hangat dan interaktif. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Dewan Pers Toto Suryanto mempertanyakan orientasi PJS dalam upayanya menjadi organisasi konstituen Dewan Pers.
"Apakah PJS hanya berorientasi menjadi konstituen? Jika demikian, mengapa tidak bergabung dengan organisasi yang sudah ada?" tanya Toto.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Mahmud menegaskan bahwa tujuan utama PJS bukan sekadar memperoleh status konstituen, melainkan menjadi wadah pembinaan bagi insan pers yang selama ini belum terakomodasi dalam organisasi pers formal.
"Kami melihat masih banyak pelaku pers yang belum mendapatkan pembinaan dan rentan diberi stigma negatif sebagai wartawan abal-abal atau bodrek. PJS hadir untuk merangkul mereka agar menjadi wartawan profesional dan kompeten. Alhamdulillah, sejak PJS hadir, banyak anggota kami yang kini telah mengantongi sertifikat kompetensi wartawan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, menegaskan bahwa Dewan Pers pada prinsipnya terbuka terhadap setiap organisasi pers yang ingin menjadi konstituen, selama memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
"Dewan Pers tidak akan mempersulit organisasi yang ingin menjadi konstituen. Sepanjang seluruh syarat terpenuhi, tentu akan kami proses sesuai mekanisme yang berlaku," tegas Yogi.
Ia menambahkan, proses verifikasi yang dilakukan Dewan Pers bukan dimaksudkan sebagai hambatan, melainkan untuk memastikan setiap organisasi pers yang menjadi konstituen memiliki komitmen kuat dalam menjaga kualitas dan ekosistem pers nasional.
"Semakin banyak organisasi pers yang memenuhi syarat menjadi konstituen, tentu semakin baik bagi dunia pers. Namun, kualitas organisasi tetap menjadi prioritas utama kami," tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan Dewan Pers juga mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan PJS dalam membina anggotanya. PJS didorong untuk terus menjaga konsistensi, khususnya dalam meningkatkan kompetensi wartawan dan menegakkan Kode Etik Jurnalistik.
Audiensi ditutup dengan sinyal positif bagi PJS untuk segera melengkapi dan menyerahkan seluruh berkas persyaratan guna mengikuti proses verifikasi yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026 mendatang.
Pada hari yang sama, Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) juga melakukan audiensi dengan Dewan Pers. Langkah tersebut mencerminkan semangat bersama berbagai organisasi pers untuk memperkuat ekosistem pers nasional yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. (Ane)
D'ane News ID – Menyingkap Fakta di Tengah Peristiwa
