BREAKING NEWS

Angkot Gratis Mulai Mengantar Pelajar Bukittinggi, Ongkos Rp6.000 Kini Bisa Ditabung

 Yane Yolanda | D’ane News ID

Pelajar mulai memanfaatkan layanan Angkutan Sekolah Gratis saat uji coba di Kota Bukittinggi, Senin (5/10/2026). Program ini menjadi fasilitas transportasi bagi pelajar untuk perjalanan pergi dan pulang sekolah.


 BUKITTINGGI, D'ANE NEWS ID — Pagi itu, perjalanan menuju sekolah terasa sedikit berbeda bagi ratusan pelajar di Kota Bukittinggi. Bukan hanya karena mereka berangkat lebih pagi, tetapi karena ongkos perjalanan yang biasanya harus disiapkan kini tak lagi menjadi beban.

Sejumlah angkot mulai membawa pelajar menuju sekolah dalam pelaksanaan uji coba program Angkutan Sekolah Gratis, Senin (5/10/2026).

Di dalam angkot, suasana tampak penuh antusias. Bagi para siswa, program yang mulai dijalankan Pemerintah Kota Bukittinggi ini bukan sekadar fasilitas transportasi. Ada penghematan yang langsung mereka rasakan.

“Wah, senang sekali. Kami bisa menghemat biaya transportasi,” ujar salah seorang pelajar saat ditemui di sela uji coba.

Sederhana, tetapi berarti. Sebab sebelumnya, menurut Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, biaya transportasi seorang siswa untuk perjalanan pergi dan pulang sekolah mencapai sekitar Rp6.000 per hari.

Dengan hadirnya angkutan sekolah gratis, uang yang biasanya digunakan untuk ongkos tersebut kini dapat dihemat. Ramlan berharap penghematan itu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain dan, jika memungkinkan, ditabung oleh para siswa.

Harapan itu menjadi salah satu manfaat yang ingin diwujudkan pemerintah melalui program tersebut.


Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias memberikan keterangan terkait pelaksanaan uji coba Angkutan Sekolah Gratis di Kota Bukittinggi, Senin (5/10/2026).

Namun, bagi Ramlan, manfaat angkutan sekolah gratis tidak berhenti pada persoalan ongkos.

Program ini juga diharapkan memastikan anak-anak benar-benar berangkat ke sekolah, sekaligus memberikan ketenangan bagi orang tua karena transportasi anak pada pagi hari telah difasilitasi.

Di sisi lain, berkurangnya kendaraan orang tua yang mengantar anak ke sekolah diharapkan ikut membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada jam sibuk pagi.

Dari Program Unggulan ke Jalanan Kota

Angkutan Sekolah Gratis merupakan bagian dari program unggulan Pendidikan Gemilang Pemerintah Kota Bukittinggi.

Pada tahap awal, program menyasar 874 pelajar dari delapan SMP Negeri dengan dukungan 53 unit angkutan umum yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan.


Sejumlah angkutan umum disiapkan untuk melayani pelajar dalam program Angkutan Sekolah Gratis di Kota Bukittinggi. Tahap awal program melibatkan 53 unit angkutan yang telah memenuhi persyaratan.

Sebelumnya, Pemko Bukittinggi bersama Organda telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program.

Dari total 478 angkutan umum yang ada, sebanyak 53 kendaraan dinyatakan memenuhi persyaratan setelah melalui pemeriksaan kondisi kendaraan, pajak, KIR serta kelengkapan administrasi pengemudi.

Setiap pelajar yang telah terdata memperoleh dua karcis per hari, masing-masing untuk perjalanan pergi dan pulang sekolah.

Layanan keberangkatan dijadwalkan pada pukul 06.30 hingga 07.30 WIB, sedangkan perjalanan pulang berlangsung pada pukul 12.00 hingga 18.30 WIB.

Angka-angka tersebut menggambarkan skala awal program. Tetapi ukuran keberhasilannya pada akhirnya bukan hanya berapa banyak kendaraan yang bergerak, melainkan seberapa baik layanan itu menjawab kebutuhan pelajar di lapangan.

Karena itu, masa uji coba menjadi fase penting.

Tiga Bulan untuk Melihat Apa yang Perlu Diperbaiki

Ramlan menyampaikan, pelaksanaan awal akan menjadi bahan evaluasi selama sekitar tiga bulan.

Dari evaluasi tersebut, pemerintah akan melihat kebutuhan di lapangan, termasuk kemungkinan penambahan armada apabila jumlah kendaraan yang tersedia belum mencukupi kebutuhan pelajar.

Pengembangan layanan juga terbuka untuk menjangkau pelajar sekolah swasta setelah tahap awal dievaluasi.

Ramlan juga membuka ruang bagi kritik dan saran masyarakat. Jika dalam pelaksanaan ditemukan hal-hal yang masih perlu diperbaiki, masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk menyempurnakan program.

Sikap terbuka terhadap evaluasi ini menjadi penting karena program yang menyentuh langsung mobilitas ribuan pelajar tentu membutuhkan penyesuaian berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

DPRD: Program Masuk RPJMD, Pengawasan Tetap Berjalan


Ketua DPRD Kota Bukittinggi memberikan keterangan terkait pelaksanaan program Angkutan Sekolah Gratis saat uji coba di Kota Bukittinggi, Senin (5/10/2026).

Dari sisi legislatif, Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Effendi menjelaskan bahwa anggaran program pemerintah daerah tidak berdiri sendiri. Anggaran tersebut diajukan pemerintah daerah, kemudian dibahas dan disepakati bersama DPRD dalam proses penganggaran.

Menurut Syaiful, program angkutan sekolah gratis juga telah masuk dalam RPJMD sebagai bagian dari penjabaran visi dan misi kepala daerah terpilih.

Karena itu, DPRD tidak hanya memiliki posisi dalam pembahasan anggaran, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut mengawal pelaksanaannya.

Untuk aspek pengawasan, Syaiful menyebut pelaksanaan program yang berkaitan dengan angkutan umum tersebut menjadi bagian dari perhatian komisi terkait di DPRD, termasuk evaluasi terhadap Dinas Perhubungan sebagai mitra kerja.

Jika dalam pelaksanaan ditemukan kekurangan, DPRD dapat melakukan evaluasi bersama dinas terkait untuk mendorong perbaikan ke depan.

Ketika Manfaat Kebijakan Terasa di Bangku Pelajar

Hari pertama uji coba mungkin belum cukup untuk menjawab seluruh pertanyaan mengenai efektivitas program.

Masih ada perjalanan panjang untuk memastikan rute berjalan sesuai kebutuhan, armada tersedia tepat waktu, pelajar mendapatkan layanan dengan nyaman dan aman, serta sistem yang diterapkan dapat berjalan secara konsisten.

Namun, dari dalam angkot pagi itu, ada satu hal yang sudah terasa bagi para pelajar: ongkos yang sebelumnya harus disiapkan kini dapat dihemat.

Jika Rp6.000 per hari tidak lagi habis untuk perjalanan pulang-pergi sekolah, maka dalam sebulan terdapat ruang bagi siswa untuk menyisihkan uang tersebut untuk kebutuhan lain atau menabung.

Bagi pemerintah, program ini diharapkan dapat membantu pendidikan, mobilitas dan lalu lintas kota.

Bagi orang tua, harapannya adalah ketenangan.


Angkutan sekolah mulai diberangkatkan dalam pelaksanaan uji coba program Angkutan Sekolah Gratis di Kota Bukittinggi, Senin (5/10/2026). Program tahap awal ini melayani pelajar dari delapan SMP Negeri.


Dan bagi para pelajar, manfaatnya mungkin sesederhana satu kalimat yang terdengar pagi itu:

“Wah, senang sekali.”

Uji coba selama tiga bulan ke depan akan menjadi ruang untuk membuktikan sejauh mana harapan-harapan tersebut dapat diwujudkan, sekaligus memperbaiki bagian yang masih membutuhkan penyempurnaan.

D'ane News ID — Menyingkap Fakta di Tengah Peristiwa.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar