BREAKING NEWS

Fauzan Haviz Pastikan Dukungan 20 Persen Terpenuhi, Soroti Transparansi Muskot PMI Bukittinggi

Oleh: Yane Yolanda

   Fauzan Haviz, SE, SH, MBA, MALS, MM,  bakal calon Ketua PMI Kota Bukittinggi, saat memberikan keterangan kepada awak media. 📸 D’ane News ID

 BUKITTINGGI, D'ane News ID — Bakal calon Ketua PMI Kota Bukittinggi, Fauzan Haviz, SE, SH, MBA, MALS, MM, memastikan dukungan minimal 20 persen sebagai salah satu persyaratan pencalonan telah terpenuhi dan telah melalui proses verifikasi.

Hal tersebut disampaikan Fauzan saat memberikan keterangan menjelang pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) PMI Kota Bukittinggi. Salah satu agenda Muskot tersebut adalah memilih dan menetapkan kepengurusan PMI Kota Bukittinggi untuk periode berikutnya.

Fauzan mengatakan, apabila dipercaya memimpin PMI Kota Bukittinggi, dirinya akan memprioritaskan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di tubuh PMI, memperkuat transparansi organisasi, serta mendorong kemajuan PMI agar semakin optimal dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Program prioritas kita adalah meningkatkan SDM di tubuh PMI, transparansi, dan bagaimana memajukan PMI Bukittinggi,” ujar Fauzan.

Dalam keterangannya, Fauzan juga menyampaikan pandangannya mengenai mekanisme peserta dan hak suara dalam Muskot PMI Kota Bukittinggi.

Menurut Fauzan, selama ini unsur yang memiliki hak pilih dalam musyawarah antara lain pengurus kecamatan, dengan jumlah hak suara yang selama ini diketahui sebanyak lima. Di sisi lain, terdapat Forum Relawan yang disebut sebagai salah satu unsur dalam kepesertaan musyawarah.

Fauzan mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, keberadaan dan keterlibatan Forum Relawan dalam proses pemilihan perlu diperjelas, khususnya terkait status serta hak suaranya dalam Muskot.

Ia berharap seluruh ketentuan mengenai peserta dan hak suara dapat diterapkan sesuai AD/ART serta aturan teknis yang berlaku, sehingga pelaksanaan musyawarah tidak menimbulkan perbedaan penafsiran.

“Kita berharap pelaksanaan musyawarah kota ini tetap sebagaimana mestinya, sehingga ke depan bisa membuat yang terbaik untuk Kota Bukittinggi. Bagaimana organisasi kemanusiaan ini bisa melakukan hal-hal yang memang bermanfaat bagi masyarakat banyak di Kota Bukittinggi,” katanya.

Fauzan juga berharap Muskot dapat menjadi momentum untuk memperkuat organisasi serta menghadirkan kepengurusan yang mampu meningkatkan pelayanan kemanusiaan PMI di Kota Bukittinggi.

Ia menegaskan pentingnya menjaga proses musyawarah agar berlangsung tertib dan transparan, sesuai aturan organisasi, serta mengedepankan kepentingan PMI dan masyarakat.

Muskot PMI Kota Bukittinggi nantinya menjadi forum penting dalam menentukan arah kepengurusan PMI untuk periode mendatang. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan dan menentukan kepemimpinan organisasi berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.

D'ane News ID- Menyingkap Fakta Di Tengah Peristiwa 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar